Gangguan cuaca Sultan Hasanuddin membuat puluhan penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mengalami penundaan sejak pagi. Hujan lebat disertai angin kencang dan jarak pandang rendah menjadi alasan utama pembatasan aktivitas penerbangan. Menurut BMKG, cuaca buruk diperkirakan masih berlangsung hingga malam hari.
Jarak Pandang Rendah, Pesawat Tidak Diizinkan Mendarat
Sejumlah pesawat yang hendak mendarat terpaksa berputar di udara karena jarak pandang di runway berada di bawah standar keselamatan. Beberapa penerbangan dialihkan ke bandara terdekat untuk menghindari risiko.
Petugas bandara mengumumkan penundaan melalui pengeras suara dan meminta penumpang tetap berada di ruang tunggu. Penundaan berkisar antara 45 menit hingga dua jam tergantung kondisi cuaca.
Maskapai Mulai Lakukan Penjadwalan Ulang
Sejumlah maskapai melakukan penjadwalan ulang rute Makassar–Jakarta, Makassar–Surabaya, dan Makassar–Kendari. Beberapa penumpang mengaku harus menunggu lebih dari satu jam untuk mendapatkan kejelasan jadwal baru.
Laporan Detik menyebutkan bahwa sebagian maskapai juga menawarkan opsi refund atau reschedule tanpa biaya tambahan.
Penumpang Mengeluhkan Informasi yang Terbatas
Meski situasi di bandara cukup kondusif, banyak penumpang mengeluhkan minimnya informasi dari maskapai. Beberapa penumpang yang telah menunggu sejak pagi meminta pihak bandara memperbanyak petugas layanan informasi.
Namun pihak pengelola bandara menyampaikan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam kondisi cuaca ekstrem.
BMKG Beri Peringatan Cuaca hingga Malam Hari
Dalam pernyataan resminya, BMKG menjelaskan bahwa gangguan cuaca Sultan Hasanuddin dipicu awan cumulonimbus yang menutupi wilayah udara Makassar. Awan jenis ini dikenal berpotensi menyebabkan turbulensi, hujan lebat, hingga angin kencang.
Kompas melaporkan bahwa BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem sejak dini hari.
Aktivitas Kargo Juga Terhambat
Tidak hanya penerbangan penumpang, pengiriman kargo juga terdampak. Truk pengangkut harus menunggu di area parkir karena proses bongkar muat dihentikan sementara. Pelaku usaha logistik khawatir keterlambatan ini memengaruhi pengiriman barang ke sejumlah kota di Indonesia Timur.
Pihak Bandara Imbau Penumpang Tetap Tenang
Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin meminta penumpang tetap tenang dan mengikuti instruksi petugas. Mereka memastikan seluruh operasi dilakukan sesuai standar keamanan penerbangan internasional.
Penumpang diminta memantau pembaruan jadwal melalui aplikasi, SMS, atau situs resmi maskapai. Laporan dari CNN Indonesia menyebutkan bahwa hampir seluruh maskapai sudah menyiapkan mitigasi keterlambatan.
Kesimpulan
Gangguan cuaca Sultan Hasanuddin kembali menjadi pengingat bahwa penerbangan sangat bergantung pada kondisi atmosfer. Penundaan ini memang mengganggu aktivitas warga, namun langkah tersebut penting demi keselamatan bersama. Jika cuaca membaik, aktivitas bandara diperkirakan kembali normal dalam beberapa jam ke depan.
