Belakangan, isu dugaan makar di balik aksi demo mencuat dan menimbulkan perdebatan publik. Isu ini memancing perhatian berbagai pihak, termasuk elite politik, karena dianggap bisa memengaruhi stabilitas negara.
Baca Juga : Aksi Demo Perempuan di DPR
Respons Dasco terhadap Isu Makar
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Ahmad, akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa tuduhan makar tidak bisa dilempar sembarangan tanpa bukti kuat. Menurutnya, demo adalah hak rakyat yang dijamin konstitusi, selama dilakukan dengan tertib dan sesuai aturan hukum.
Baca juga : Harga Emas Meroket ke Level Kunci
Pentingnya Klarifikasi dan Ketenangan Publik Dasco
menekankan perlunya klarifikasi dari pihak berwenang agar tidak menimbulkan keresahan. Isu makar, jika tidak dikendalikan, bisa memicu kegaduhan politik dan merugikan masyarakat secara luas.
Demo sebagai Bagian dari Demokrasi Dasco
Lebih jauh, menyebut demonstrasi adalah bagian dari praktik demokrasi yang sehat. Ia berharap aparat dan masyarakat dapat menjaga ketertiban, sehingga aspirasi rakyat tetap tersampaikan tanpa menimbulkan kekacauan.
Baca Juga : Live TikTok Penjarahan Jadi Sorotan
Penutup: Jangan Sembarangan Tuduh Makar
Menutup pernyataannya, Dasco mengingatkan semua pihak agar tidak gegabah melabeli aksi massa dengan tuduhan makar. Pemerintah dan aparat diminta mengedepankan dialog serta pendekatan hukum yang adil.
